Posted on

The Club–Part 2


Aku menganggap “kasus” kali ini sangat beresiko. Informasi yang aku dapat dari si buncit itu sangat sedikit. Tapi tetap saja aku nekad kesana. Aku memilih memakai kaos hitam, jeans hitam serta jaket semi resmi. Paling tidak pakaianku cukup fleksibel untuk macam acara yang aku sendiri belum tahu bagaimana. Aku sudah berada di taksi yang menuju ke lokasi. Tempatnya di Kemang. “Tentu saja.” Pikirku dalam hati. Aku turun dan menunggu di dekat tempat yang harus aku datangi. Sekitar sepuluh menit aku menunggu disana. Aku berusaha menuruti apa kata Wawan soal “tepat waktu”. Dan tak beberapa lama, “tepat waktu” telah tiba. Aku mendekati hotel itu dan masuk menuju meja resepsionis. Instruksi di undangan itu jelas-jelas mengatakan bahwa aku harus membawa undangan itu di tangan kiriku. Dan aku melakukannya. “Selamat malam,Pak. Selamat datang di hotel kami. Mari Pak saya antar.” Salah satu pegawai segera menyambutku dan tanpa menunggu jawabanku dia langsung mengarahkanku ke lift. “Sebuah sistim yang bagus.” Pikirku. Dan sekarang aku menjadi penasaran berapa uang yang dia terima dari orang-orang di klub ini. Tingkat tiga. Menuju meeting room. Ada seorang wanita yang menyambutku di sebuah meja kecil dan meminta undanganku. Dia memeriksanya dan bertanya: “Selamat datang untuk pertama kalinya di pertemuan kami. Nama saya Alisa dan saya akan menjadi pemandu Bapak malam mini. Mari.” Alisa yang cantik itu membuka pintu ruang meeting dan menggandengku masuk. Dia benar-benar menggandengku dan aku mulai berpikir bahwa pastilah ini klub sex atau sejenisnya. Ketika masuk di dalam, aku segera memperhatikan satu kursi yang di tengah yang membuatku penasaran terhadap siapa yang akan duduk disana. Mataku segera berkeliling dan menemukan orang-orang yang sedang beramah tamah. Banyak sekali dari orang-orang itu adalah expatriat. “What would you like to drink?” Tanya Alisa profesional. “Nothing with alcohol, I guess.” Jawabku. Untung saja aku bisa menahan untuk menambahkan satu kalimat: “I’m on duty.” Alisa mengajakku ke tempat minuman dan lalu menuangkan segelas orange juice untukku. Aku meminumnya dan sedikit basa-basi untuk mengorek apapun dari Alisa. “This is my first time. And to tell you the truth, gw nggak tahu kenapa gw ada disini.” “Relax. Rekomendasi dari temen?” Aku mengangguk. “Nice friends you have.” Alisa mengatakan hal itu dengan cara yang sangat sexy. Di suasana yang berbeda, aku yakin aku bisa dekat dengannya. “Can you…tell me a little bit about all this?” Tanyaku lagi. Alisa mengerling. Aku hampir lupa aku sedang bertugas mencari berita. Ketika Alisa membuka bibirnya sedikit, ada suara gelas yang bertemu dengan sendok salah satu perempuan yang cantik juga walaupun masih dibawah Alisa. “She will start everything.” Kata Alisa. Dia menyentuh lenganku dan lalu berjalan meninggalkanku. Aku sempat bertanya kepada diriku sendiri kenapa dia tidak menjadi model saja. “Welcome everyone. I’m Sally (Pastilah nama “Jakarta” nya). Sangat senang bertemu dengan teman-teman disini. Ada yang baru?” Apa aku harus menunjuk tangan? Aku memilih diam dulu. Tetapi aku berubah pikiran karena ternyata banyak sekali yang menunjuk tangan. Lalu wanita itu tertawa kecil dan bertanya kembali: “Siapa yang BENAR-BENAR baru?” Dan semua tangan yang diatas tadi turun. Aku baru menyadarinya namun terlambat karena Sally sudah menatap mataku. DANG!!!!

(to be continued)

About thef1rstmanonjupiter

I'm a true ARIES--If you know what I mean. If you don't, google it:)

5 responses to “The Club–Part 2

  1. daff ⋅

    jadi ‘barang baru’ di Jakarta emang susah susah gampang. 😛

  2. daff ⋅

    Teuteup duooonk coooy.:-D

  3. renotxa

    Ngeri jg bayangin bagian selanjutnya.
    Kudu di dampingi orang tua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s